Sabtu, 08 Januari 2011


Selamat Datang di Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat

Sektor pariwisata di daerah Kalimantan Barat tergolong potensial untuk dikembangkan lebih maju lagi. Propinsi ini memiliki potensi wisata yang beragam, yakni berupa wisata alam, agrowisata, dan wisata budaya. Wisata alam antara lain berupa pemandangan alam pegunungan, pantai laut, danau, hutan tropis dengan aneka ragam flora dan fauna, air terjun yang indah di Pande Kembayung dan Riam Kanebak, dan sebagainya. Begitu juga dengan wisata budaya, dengan latar belakang sejarah dan aneka ragam seni dan budaya yang unik dan menarik di Kalbar, daerah ini sangat potensial untuk menarik wisatawan mancanegara maupun domestik. Jumlah turis asing yang berkunjung ke Kalbar pada 1997 berjumlah 52.327 orang, sedangkan jumlah hotel berbintang ada 6 buah, kelas melati berikut penginapannya berjumlah 156 buah, dan jumlah kamar ada 3.364 buah.

Pada 1998, jumlah hotel berbintang di Kalbar tercatat sebanyak enam hotel, dengan jumlah kamar 584 kamar, sedangkan hotel kelas melati tercatat sebanyak 157 buah, dengan jumlah kamar 3.394 buah. Jumlah wisatawan mancanegara (wisltan) yang pernah berkunjung ke obyek wisata di kalbar pada 1998 berjumlah 211.898 orang. Mereka berasal dari negara-negara ASEAN, Asia, dan benua lain. Secara rinci, jumlah wisatan yang berasal dari ASEAN mencapai 97 %, yang berasal dari negara-negara Asia 1,61 %, negara-negara Eropa 0,74 %, dan dari benua Amerika 0,61 %.

Perkembangan ekonomi di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik membuka peluang besar bagi Kalimantan Barat untuk mengoptimalkan potensi ekonominya. Tinggal bagaimana membangun jaringan infrastruktur, termasuk membangun sarana dan prasarana transportasi, jalan, dan jaringan komunikasi yang baik di Kalbar. Semua itu akan membantu pengembangan pusat-pusat ekonomi di Kalbar, mengingat daerahnya memiliki posisi geografis yang strategis untuk memperluas jaringan pemasaran dan perdagangan antarpropinsi serta internasional.

Selain posisi geografisnya yang menguntungkan, adanya jalur transportasi darat dan pelayaran internasional melalui wilayah ini merupakan peluang yang cukup baik untuk membangun potensi ekonomi lewat kerjasama internasional dengan Malaysia dan Brunei Darussalam. Kerjasama sosek-Malindo, yang sudah dimulai sejak tahun 1985, juga merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan Kalbar. Semua itu masih perlu dikembangkan lebih lanjut dengan memanfaatkan keunggulan komparatif yang sudah dimiliki Kalimantan Barat. Hal itu akan memacu pertumbuhan Kalbar menjadi salah satu pusat ekonomi yang handal di kawasan Kalimantan. Dengan kata lain, sektor pariwisata di Kalbar harus lebih ditata dan dikembangkan sedemikian rupa, agar dapat menghasilkan devisa negara dan mendongkrak retribusi daerah secara lebih optimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar